Langsung ke konten utama

Tips perbaikan atraktor

Tips perbaikan atraktor / penyedot timah
Penyedot timah yang murah akan cepat hilang daya sedotnya. Hal ini terjadi karena karet pada piston penghisapnya sudah mulai kendor, sehingga tidak rapat lagi menekan dinding casing dari alat penyedot timah itu.
Mengatasinya dngn cara murah meriah. Ambil cellotape untuk PVC. balutkan pada piston yang terdapat karet tadi (karet tidak usah dilepas).
Balutkan kira-kira 10 - 20 balutan, atau secukupnya.
Setelah itu coba masukkan kembali piston ke casingnya,,, Saat memasukkan harus seret, tapi tidak boleh sangat seret shingga sulit memasukkannya.
Coba ditest hisap dngn menghisap kulit tangan kita. Jika masih kurang daya sedotnya, balutan cellotape bisa ditambah
....

Postingan populer dari blog ini

Kisah Kecil

.seorang anak berumur 10 th namanya Umar..dia anak pengusaha sukses yg kaya raya.. Oleh ayahnya si Umar di sekolahkan di SD Internasional paling bergengsi di Jakarta..tentu bisa ditebak, bayarannya sangat mahal..tapi bagi si pengusaha, tentu bukan masalah..wong uangnya berlimpah… Si ayah berfikir kalau anaknya harus mendapat bekal pendidikan terbaik di semua jenjang..agar anaknya kelak menjadi orang yg sukses mengikuti jejaknya... Suatu hari isterinya kasih tau kalau Sabtu depan si ayah diundang menghadiri acara “Father’s Day” di sekolah Umar.. “Waduuuh saya sibuk ma..kamu aja deh yg datang..” begitu ucap si ayah kpd isterinya..bagi dia acara beginian sangat nggak penting..dibanding urusan bisnis besarnya.. Tapi kali ini isterinya marah dan mengancam..sebab sudah kesekian kalinya si ayah nggak pernah mau datang ke acara anaknya..dia malu karena anaknya selalu didampingi ibunya..sedang anak2 yg lain selalu didampingi ayahnya… Nah karena diancam isterinya..akhirnya si ayah mau hadi...
Strategi dalam Bekerja Efektif dan Efisien “Aduh, belum selesai nih order gw!” “Aaaaah, gw harus pulang nih, mana cucian belum selesai!” “Sebentar lagi mau audit, laporan belum kelar!” “Sepertinya lembur lagi, baru pulang jam 12 malam, -_-” Akhir-akhir ini saya sering mendengar kata-kata tersebut baik dari teman ataupun dari sahabat dekat. Mungkin hal ini juga sering dialami oleh kita semua atau teman-teman di sekitar kita. Baik diri sendiri yang mengalaminya maupun mendapatkan informasi dari orang lain. Terkadang, mereka yang terus bekerja terlihat mereka sangat pekerja keras. Mau melakukan banyak hal, padahal pada kenyataannya sebenarnya sedikit pekerjaan tetapi tidak efektif dalam pengerjaannya. Mereka yang seperti ini terlihat seperti seorang pekerja keras oleh orang lain, padahal bagi diri sendiri belum terlihat bahwa kita bekerja keras. Saya juga termasuk dalam orang yang sedang belajar untuk menemukan strategi yang tepat dalam bekerja. Dalam kesempatan ...