Pengertian Merek atau Brand
Pengertian Merek atau Brand - Brand bukan sekedar logo
atau nama perusahaan Anda, melainkan image atau persepsi
seseorang tentang produk atau perusahaan Anda. Brand adalah kombinasi lengkap dari asosiasi
yang orang bayangkan ketika mendengar sebuah nama perusahaan atau produk.
Brand adalah adalah segala
sesuatu yang terkait dengan perusahaan, produk, atau layanan – semua atribut,
baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Ini adalah apa yang harus Anda
perjuangkan, apa yang harus Anda lakukan, katakan dan tampilkan ke depan
publik. Pengertian Merek atau Brand
Ibaratnya, brand bagi sebuah perusahaan
adalah reputasi bagi seseorang. Meskipun Anda mungkin menemukan beberapa hal
yang membuat Anda tertarik dengan seseorang, namun untuk menciptakan hubungan
yang mendalam, Anda haruslah memiliki nilai-nilai, peminatan, dan otentisitas
yang sama. Hal yang sama juga berlaku bagi perusahaan. Koneksi yang mendalam
dan tahan lama hanya bisa terjalin jika pelanggan dan klien berbagi nilai
dengan Anda. Maka, semakin baik Anda mendefinisikan nilai-nilai Anda, bertindak
berdasarkan nilai-nilai tersebut, dan mengkomunikasikannya dengan pelanggan
Anda, semakin dalam pula koneksi yang Anda ciptakan.
Jangan anggap enteng brand, karena ia adalah
aset terpenting yang bisa dimiliki perusahaan. Brand memberikan nilai, menciptakan diferensiasi dan
mendapatkan hasil jangka panjang.
Kenapa kami katakan demikian? Sebab, branding termasuk komponen
penting yang ikut menentukan proses pengambilan keputusan membeli bagi
pelanggan.Brand yang baik akan menempatkan perusahaan/ produk Anda di atas para pesaing
Anda, dan membantu Anda menjadi pilihan utama. Brand, jika dikembangkan dengan baik, pun dapat menjadi wadah tunggal untuk
mempromosikan bisnis, merangsang pengalaman yang unik, menciptakan ikatan
khusus dengan pelanggan, serta memelihara konsistensi dengan kualitas layanan
yang ditawarkan.
Satu hal yang harus Anda pahami adalah, kita hidup dalam masyarakat yang berorientasi
sensorik. Artinya, kita mendasarkan penilaian kita pada hal-hal yang dapat
diterima panca indera kita, seperti stimulasi visual, rasa, bau, sentuhan
dan suara, dan kita melakukan ini bahkan di alam bawah sadar kita. Jadi, kita
sangat terbiasa mengait-kaitkan nama, kata ataupun simbol tertentu dengan
harapan kualitas, konsistensi, layanan pelanggan dan lainnya.
Mengapa kita harus memahami hal itu? Sebab, hal itu akan sangat membantu
kita dalam membuat brand yang baik. Idealnya, brand akan menjadi kepribadian, karakter dan jiwa perusahaan
Anda. Brand akan menjadi perwujudan kepercayaan,
antisipasi kualitas dan performa, serta yang paling penting, perasaan bahwa ini
adalah identitas yang ingin Anda tunjukkan kepada pelanggan.
Ambil contoh Starbucks. Begitu mendengar nama itu, hal apa yang lantas
terbayang dalam benak Anda? Kopi, hijau, ramah lingkungan, modern, casual, mahal, berkelas? Itulah identitas yang
disematkan pada Starbucks. Itulahbranding Starbucks