Hindari 5 Kesalahan Berikut Ketika Memulai Bisnis
Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, memulai bisnis baru adalah salah
satu sasaran paling empuk yang dicari masyarakat di dunia. Tetapi, memulai bisnis baru tidak semudah membalikkan telapak tangan atau semudah menendang bola. Memulai bisnis baru
sangatlah sulit. Anda harus mempersiapkan semuanya. Mulai dari produk/jasa apa
yang ditawarkan, siapa yang akan membantu untuk bekerja sampai bisnis plan, agar bisnis tersebut tetap terarah setelah
dibuka. Tapi, banyak sekali pengusaha-pengusaha yang melalukan kesalahan besar
saat prosesnya. Tidak heran bahwa 80% perusahaan baru hanya bertahan dalam tiga
tahun pertama. Inilah 5 kesalahan yang harus anda hindari saat ingin memulai
suatu bisnis.
1. Tidak memiliki alasan mengapa memulai bisnis
Saat ingin memulai bisnis, hal pertama yang harus anda miliki adalah apa
alasan anda memulai bisnis tersebut? Mengapa anda ingin mengejarkan impian
tersebut? Jika anda tidak memiliki jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut,
anda akan terhalang oleh alasan untuk tidak terus maju dan anda akan menyerah
sebelum anda mencapai keberhasilan.
2. Mengasumsikan bank akan meminjamkan anda uang
Ini adalah salahsatu kesalahan terbesar. Lebih tepatnya adalah salah
pemikiran. Jika anda berpikir, bahwa bank akan meminjamkan uang untuk memulai
usaha anda itu salah. Bank adalah pilihan sulit untuk pinjaman uang. Mereka
akan sangat enggan memberikan pinjaman karena tingkat keberhasilan bisnis baru
sangat rendah. Biasanya, salahsatu caranya adalah dengan jaminan. Tetapi, jika
anda tidak bisa mengembalikannya, maka jaminan tersebut akan menjadi milik
bank. Jadi, daripada anda berasumsi bank akan meminjamkan uang, lebih baik anda
menggunakan tabungan pribadi atau menjual beberapa asset.
3. Mengasumsikan pelanggan akan datang dengan sendirinya
Ini adalah hal yang sangat salah. Banyak pengusaha baru yang melakukan hal
ini. Padahal sebagai usaha baru, untuk sukses anda harus berusaha menjual produk/jasa
anda. hal ini bisa ditanggulangi dengan menggunakan iklan, atau promosi secara
besar-besaran.
Alasan pelanggan membeli suatu produk/jasa ada 2, yaitu menghindari rasa
sakit dan untuk mendapatkan kesenangan. Jika Anda menemukan rasa sakit mereka
dan dapat memperbaikinya, Anda akan mendapatkan bisnis mereka. Contohnya saja
jika anda ingin memasuki bisnis perawatan kulit, anda dapat mensegmentasikan
produk anda ke orang-orang dengan usia diatas 45 yang peduli dengan keriput.
Ini adalah salahsatu usaha anda untuk menjual produk/jasa anda.
4. Memulai bisnis tanpa ada strategi keluar yang jelas
Memang hal ini terdengar aneh. Tetapi, hal ini sangat penting untuk mencari
tahu bagaimana cara anda membongkar perusahaan walaupun anda baru saja ingin
memulai bisnis baru. Dengan cara ini, keputusan anda tentang pertumbuhan bisnis
anda bisa saja menarik investor. Banyak pengusaha baru tidak berpikir tentang
bagaimana mereka akan mengembalikan waktu dan uang mereka. Mereka hanya mencari
segala sesuatu yang akan bekerja pada akhirnya. Tetapi jika Anda menganggap
Anda akan dengan mudah dapat menjual bisnis Anda kapan pun Anda siap untuk
melanjutkan, Anda salah. Hanya sekitar 10% dari bisnis yang disiapkan untuk
penjualan benar-benar bisa dijual.
5. Tidak mendapatkan dukungan keluarga, teman dan pasangan
Hal ini sangat penting. Dukungan dari orang yang anda cintai sangat
mempengaruhi psikologi anda maupun mempengaruhi kemajuan bisnis anda. Anda juga
dapat mendapatkan pelanggan dari koneksi orang yang anda cintai. Memulai bisnis
membutuhkan pola pikir all the time dan gaya hidup, setidaknya pada awalnya. Semakin banyak orang yang Anda
cintai memahami hal ini, semakin besar kemungkinan Anda akan berhasil dan
hubungan Anda akan tetap terjaga.