Langsung ke konten utama

Organisasi, Manajemen Kepemimpinan


#Organisasi by wahyuhary @mamduh m.hanafi book
Pengetian : sekelompok orang dua atau lebih yang bekerja sama dan terkoordinasi dengan cara yang terstruktur untuk mencapai tujuan tertentu.
Manfaat organisasi
1.       Organisasi melayani masyarakat
2.       Organisasi mencapai tujuan
3.       Organisasi memberi karir
4.       Organisasi memelihara lmu pengetahuan
Manajemen : proses merencanakan mengorganisr mengarahkan mengendalikan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi dengan menggunakan sumberdaya organisasi.
Pelaksanaan > pengorganisasian dan pengarahan
Staffing dan leading > (pengarahan)
1.       Perencanaan (planning) > langkah-langkah mencapai tujuan
2.       Pengorganisasian (organzing and staffing) > mengkoordinir sumber daya, tugas, dan otoritas anggota organisasi
3.       Pengaahan (leading) > pembinaan/directing, mempengaruhi/mengajak, memotivasi
4.       Pengendalian (controlling) > menentukan standar.mengukur prestasi.membandingkan prestasi.melakukan perbaikan
5.       Proses (pelaksanaan dalam praktek) > melaksanakan dengan efisien dan efektif secara interaktif

Manajemen
1.       Tingkat atas > konseptual
2.       Tingkat menengah  > hubungan manusiawi
3.       Tingkat bawah > operasional
Problem solving : analisa dan perbaikan

Peran hubungan manusiawi :
1.       Peranan figur bapak
2.       Peranan leader/pimpinan
3.       Peranan penghubung
Peran informasi :
1.       Monitor > aktif mencari informasi dan ilmu pengetahan/wawasan
2.       Deseminasi > distribusi dari proses monitor ke organisasi
3.       Juru bicara > menjadi pembicara/penghubung pihak luar
Peran pengambil kepputusan :
1.       Kewirausahawan (entrepreunership)
2.       Penyelesai gangguan (disturbance hadler)
3.       Pembagi sumber daya (resource allocator)
4.       Perunding (negotiator)

Prnsip manajemen fayol
·         Pembagian kerja
·         Wewenang
·         Disiplin
·         Kesatuankomando
·         Kesatuan pengarahan
·         Kepentingan individu harus tunduk pada kepentingan organisasi
·         Penggajian/pemberian
·         Sentralisasi
·         Garis wewenang
·         Sumber daya
·         Persamaan
·         Stabiitas staf
·         Inisiatif
·         Espirit de corps

Misi>tujuan>strategi>kebijakan(program&anggaran)>prosedur>aturan
Manfaat menentukan tujuan :
1.       Setiap anggota dapat memahami arah organisasi/titik akhir
2.       Perencanaan menjadi terarah
3.       Sebagai motivasi anggota organisasi
Jenis-jenis perencanaan :
·         Strategis > jangka panjang
·         Taktis > jangka menengah
·         Operasional > jangka pendek
Macam perencanaan :
·         Rencana sekali pakai > program,proyek,anggaran
·         Rencana standing > kebijakan,prosedur,aturan


Pengambilan keputusan >  identifikasi masalah > analisis lingkungan (yang relevan) > mengembangkan alternatif > implementasi > monitoring
 2macam keputusan
1.       Keputusan yang terprogram (hasil dari masalah yang sering terjadi)
2.       Keputusan yang tidak terprogram (suatu yang jarang terjadi/problem khusus)
Kendala dalam pengambilan keputusan :
1.       Informasi yang tidak sempurna dan tidak lengkap
2.       Rasionalitas yang terbatas
3.       Cepat puas
Mengatasi> menetapkan prioritas.mencari informasi yang relevan.hati-hati dalam setiap kepentingan
Perencanaan sumber daya manusia>recruitment>seleksi>sosialisasi> pelatihan dan pengembangan>evaluasi prestasi>promosi,transfer,demosi,pemberhentian

Mengatasi penolakan perubahan :
1.       Partisipasi dan keterlibatan
2.       Penerangan dan komunikasi
3.       Fasilitasi dan dukungan
4.       Negoisasi dan perjanjian
5.       Manipulasi dan kooptasi
6.       Paksaan implisit dan eksplisit
Proses perubahan :
·         Mengajak memahami masalah
·         Menjelaskan pentingnya perubahan
·         Membina dan mengajarkan perilaku baru
·         Membuat sikap menjadi norma baru/ kebiasaan/culture organisation

Teknik motivasi
·         Pendekatan tradisional
·         Pendekatan sosial
·         Pendekatan kepentingan
Teori motivasi>kebutuhan>dorongan>tindakan>kepuasan
Motivasi : pengharapan
Stimulus>respons>konsekuensi>respon masa mendatang (mengulangi)

Kepemimpinan : proses mengarahkan dan mempengaruhi aktifitas bawahannya
Sumber kekuasaan/pengaruh
1.       Kekuasaan balasan
2.       Kekuasaan paksaaan
3.       Kekuasaan legitimasi
4.       Kekuasaan refrensi
5.       Kekuasaan kepakaran
6.       Pemimpin akan menggunakan kekuasaannya untuk mempengaruhi
Dua gaya kepemimpinan
1.       Kepemimpinan manusiawi > orientasi pada pengembangan manusia(SDM) dengan cara kerja yang baik
2.       Kepemimpinan pekerjaan >orientasi pada pengembangan pekerjaan dengan pendekatan
Penentuan gaya kepemimpinan
·         Pimpinan
·         Anggota
·         Situasi

Teori kepemimpinan :
1.       Kepemimpinan transformasional atau karismatik>kepentingan
2.       Kepemimpinan psikonalisis>pengalaman
3.       Kepemimpinan romantis>pengikut

Komunikasi : hubungan antara kedua pihak
Efektifitas komunikasi
·         Persepsi
·         Perbedaan bahasa
·         Komunikasi non verbal
·         Reaksi emosional
·         Ketidakpercayaan
Faktor komunikasi
·         Saluran formal
·         Struktur wewenang
·         Spesialisasi kerja
·         Kepemilikan informasi
Metode pengawasan
·         Pengamatan
·         Inspeksi
·         Laporan
·         Evaluasi
·         Diskusi
·         Pengendalian/ improvment
Pengawasan efektif
1.       Sesuai rencana
2.       Sesuai pimpinan
3.       Ekonomis
4.       Tepat waktu
5.       Akurat
6.       Fleksibel
7.       Obyektif dan mudah dipahami
8.       Mengarah pada perbaikan
9.       Fokus pada titik strategis
Mengatasi perlawanan dalam pengendalian
·         Menciptakan sistem pengendalian yang efektif
·         Mendorong partisipasi
·         Manajemen obyektif
·         Menggunakan sistem cek silang
Dimensi kualitas
1.       Prestasi
2.       Tampilan
3.       Keteladanan
4.       Kesesuaian
5.       Tahan lama
6.       Kemudahan perbaikan
7.       Estetis
8.       Kualitas di persepsikan



Postingan populer dari blog ini

PENDAKIAN MERBABU

Gunung Merbabu  adalah gunung yang berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan selatan Kota Salatiga dan  K abupaten Semarangdi lereng sebelah utara, Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini pernah meletus pada tahun 1560 dan 1797. Dilaporkan juga pada tahun 1570 pernah meletus, akan tetapi belum dilakukan konfirmasi dan penelitian lebih lanjut. Puncak gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut.    Gunung Merbabu cukup populer sebagai ajang kegiatan pendakian. Medannya tidak terlalu berat namun potensi bahaya yang harus diperhatikan pendaki adalah udara dingin, kabut tebal, hutan yang lebat namun homogen (hutan tumbuhan runjung , yang tidak cukup mendukung sarana bertahan hidup atau  survival ), serta ketiadaan sumber air. Penghormatan terhadap tradisi warga setempat juga perlu menjadi pertimbangan perjalanan kami mulai dari solo , ada ...
Dalam artikel ini kita akan bermain dengan suara bersama Arduino mulai dari menggunakan fungsi tone() untuk membangkitkan nada hingga proyek kompleks yang sanggup membuat Arduino memainkan musik polyphonic dan mengucapkan kalimat yang diberikan dari masukan berupa teks. Untuk itu artikel ini akan dibagi menjadi beberapa bagian bersambung. Mari kita mulai dari yang paling sederhana…   membangkitkan nada dengan frekuensi tertentu . Sebelum memulai dengan kode program, mari kita buat perangkat kerasnya terlebih dahulu. Yang perlu kita persiapkan: ·         Arduino Uno ·         Speaker   8 ohm ·         Resistor 100 ohm ·         Papan Rancang  Purnarupa ( Prototype Design Board ), atau dikenal dengan istilah Breadboard Hubungkan komponen-komponen elektronika yang sudah Anda siapkan seperti ilustrasi di bawah ini ( c...

Membaranya Semangat para Relawan

Membaranya semangat para Relawan bantuan korban bencana alam sangatlah diperlukan baik bantuan logistik maupun bantuan tenaga relawan. Keberadaan para relawan ini menjadi tonggak utama keberhasilan penangaanan korban bencana. Relawan dituntut untuk mampu menangani korban secara sigap terarah dan baik tentunya. Dewan Sugli Daerah Hizbul Wathan (DSD HW) yang tergabung dalam relawan di koordinatori Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Kota surakarta mengadakan pengarahan . Hal yang dibahas menyangkut 3 hal yaitu : 1. assesment Pengumpulan data korban yang terdampak bencana. 2. Manajemen logistik Menyiapkan dapur untuk fasilitas korban bencana dan disebut dapurmu (dapur muhammadiyah) 3. Pembagian tugas lapangan. Kejelasan manajemen sangatlah diperlukan mengingat efektifitas penanganan. Dimungkinkan sedikit info seperti ini dibutuhkan sebagai catatan pengalaman sebagai bahan evaluasi sekaligus ilmu dalam managemen korban kebencanaan .. terimakasih para relawan . horaz