Segenap relawan muhammadiyah mengemban tugas mulia
Solo saat bencana banjir menjadi perhatian banyak kalangan. Cukup menarik karena bencana banjir ini terjadi saat bulan ramadhan 1437 H atau 2016M. Kalangan media berbondong bondong meliput kejadian. relawan Masyarakat maupun aparat pemerintahan turut terjun langsung mengani korban bencana banjir. Berbeda dengan relawan muhammadiyah, tak hanya menangani korban bencana namun juga memastikan masyarakat muslim dapat menjalankan sahur dan ibadah puasa dengan menyalurkan logistik. Sungguh tugas mulia. Sembari membatu juga bagaimana menjaga ukhuwah islamiyah dan menegakkan syariah sbagai perwujudan muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan .
#PCPM Jebres, Solo
#LPB Solo
#KOKAM Solo
#DSD HW Solo
#pihak yang ikut membantu
Mudah mudahan masyarakat berbahagia dengan kehadiran relawan muhammadiyah ini
.seorang anak berumur 10 th namanya Umar..dia anak pengusaha sukses yg kaya raya.. Oleh ayahnya si Umar di sekolahkan di SD Internasional paling bergengsi di Jakarta..tentu bisa ditebak, bayarannya sangat mahal..tapi bagi si pengusaha, tentu bukan masalah..wong uangnya berlimpah… Si ayah berfikir kalau anaknya harus mendapat bekal pendidikan terbaik di semua jenjang..agar anaknya kelak menjadi orang yg sukses mengikuti jejaknya... Suatu hari isterinya kasih tau kalau Sabtu depan si ayah diundang menghadiri acara “Father’s Day” di sekolah Umar.. “Waduuuh saya sibuk ma..kamu aja deh yg datang..” begitu ucap si ayah kpd isterinya..bagi dia acara beginian sangat nggak penting..dibanding urusan bisnis besarnya.. Tapi kali ini isterinya marah dan mengancam..sebab sudah kesekian kalinya si ayah nggak pernah mau datang ke acara anaknya..dia malu karena anaknya selalu didampingi ibunya..sedang anak2 yg lain selalu didampingi ayahnya… Nah karena diancam isterinya..akhirnya si ayah mau hadi...